Website bisnis dapat terlihat baik saat pertama kali dibuat, tetapi kondisinya tetap perlu diperiksa dari waktu ke waktu. Perubahan informasi, tautan yang tidak lagi berfungsi, atau masalah akses bisa saja terlewat jika website jarang ditinjau.
Gunakan checklist maintenance website berikut sebagai panduan pemeriksaan bulanan untuk website profil usaha atau website UMKM sederhana. Pemeriksaan yang dibutuhkan dapat berbeda sesuai platform dan fitur website.
1. Periksa Apakah Website Bisa Dibuka
Buka website dari browser dan pastikan halaman utama tampil dengan normal. Jika memungkinkan, coba akses beberapa halaman penting juga.
- Pastikan halaman tidak menampilkan pesan error.
- Periksa apakah halaman utama selesai dimuat.
- Catat jika akses terasa tidak biasa atau ada bagian yang gagal tampil.
2. Periksa Koneksi HTTPS
Pastikan alamat website menggunakan HTTPS dan browser tidak menampilkan peringatan sertifikat. Jika muncul peringatan keamanan, catat dan tindak lanjuti dengan penyedia hosting atau pihak yang mengelola website.
Pemeriksaan ini bersifat dasar dan tidak menggantikan audit keamanan menyeluruh.
3. Perbarui Informasi Bisnis
Bandingkan informasi di website dengan kondisi bisnis saat ini. Perhatikan hal-hal berikut:
- Nama dan deskripsi usaha.
- Alamat, jam operasional, dan area layanan.
- Nomor telepon atau WhatsApp.
- Daftar produk, layanan, harga, atau ketentuan yang ditampilkan.
Informasi yang akurat membantu calon pelanggan memahami bisnis tanpa kebingungan.
4. Periksa Formulir dan Tombol Kontak
Jika website memiliki formulir, tombol WhatsApp, email, atau tombol konsultasi, periksa apakah tautannya mengarah ke tujuan yang benar. Untuk formulir, lakukan pengujian dengan cara yang aman dan pastikan pesan uji tidak mengganggu penerima.
Catat tombol yang tidak merespons, tautan yang salah, atau formulir yang tidak memberikan konfirmasi setelah dikirim.
5. Periksa Tampilan Website di Ponsel
Banyak pengunjung membuka website melalui ponsel. Periksa beberapa halaman menggunakan layar kecil dan pastikan:
- Teks mudah dibaca tanpa harus memperbesar layar.
- Menu navigasi dapat dibuka dan digunakan.
- Tombol tidak saling bertumpuk.
- Gambar dan konten tidak melebar keluar dari layar.
6. Periksa Tautan dan Gambar
Telusuri tautan penting dan pastikan tidak ada yang mengarah ke halaman yang tidak ditemukan atau tujuan yang sudah berubah. Periksa pula apakah gambar tampil dengan benar dan masih relevan dengan informasi bisnis.
Jika menemukan tautan atau gambar bermasalah, simpan daftar lokasinya agar perbaikan dapat dilakukan dengan terarah.
7. Periksa Backup dan Catat Hasil Pemeriksaan
Jika platform dan akses website mendukung backup, periksa apakah salinan cadangan tersedia dan kapan terakhir dibuat. Cara dan frekuensi backup bergantung pada sistem website serta layanan hosting.
Terakhir, catat tanggal pemeriksaan, bagian yang sudah dicek, temuan, dan tindak lanjut yang diperlukan. Catatan sederhana membuat pemeriksaan bulan berikutnya lebih mudah dibanding mengandalkan ingatan.
Contoh Checklist Maintenance Website Bulanan
Gunakan tabel ini sebagai ringkasan. Checklist dapat disesuaikan dengan fitur website yang dimiliki.
| Item | Hasil pemeriksaan | Catatan |
|---|---|---|
| Website dapat dibuka | □ OK / □ Perlu tindak lanjut | |
| HTTPS dan sertifikat | □ OK / □ Perlu tindak lanjut | |
| Informasi bisnis | □ OK / □ Perlu pembaruan | |
| Formulir dan tombol kontak | □ OK / □ Perlu tindak lanjut | |
| Tampilan ponsel | □ OK / □ Perlu tindak lanjut | |
| Tautan dan gambar | □ OK / □ Perlu tindak lanjut | |
| Backup (jika tersedia) | □ Diperiksa / □ Belum |
Seberapa Sering Website Perlu Diperiksa?
Untuk website profil usaha yang sederhana, pemeriksaan bulanan bisa menjadi titik awal, dengan pemeriksaan akses lebih sering jika dibutuhkan. Website yang sering mengalami perubahan, memiliki transaksi, atau menggunakan fitur kompleks mungkin memerlukan jadwal dan prosedur berbeda.
Sesuaikan frekuensi dengan kebutuhan bisnis, teknologi website, dan risiko jika suatu fitur tidak berjalan.
Ingin Pemeriksaan Website Lebih Terjadwal?
Jika Anda ingin memahami lebih jauh alasan website perlu dirawat, baca juga artikel Maintenance Website: Mengapa UMKM Perlu Merawat Website Secara Rutin?.
Lizoreta Web Care: Membantu Merawat Website Bisnis Anda
Lizoreta Web Care menyediakan layanan pemeliharaan website bulanan untuk membantu usaha kecil menjaga website tetap rapi, mudah diakses, dan diperbarui.
Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan website secara berkala, pembaruan informasi sederhana, pemeriksaan dasar HTTPS, dan laporan pemeriksaan bulanan.
Tersedia paket perkenalan Rp250.000 per bulan untuk dua pelanggan pertama. Paket mencakup pemeriksaan mingguan, maksimal dua pembaruan kecil per bulan, pemeriksaan dasar HTTPS, dan laporan bulanan. Ketersediaan backup bergantung pada dukungan dan akses website.
Hosting, domain, pembuatan website baru, penulisan artikel, dan perbaikan besar tidak termasuk dalam paket dasar.
Lihat detail paket layanan atau hubungi Lizoreta Web Care.
Website terawat. Bisnis lebih tenang.